29 April 2013

Nama Kelurahan di Jakarta Timur yang Berasal dari Nama Tanaman


Jakarta Timur merupakan salah satu kota administratif di provinsi DKI Jakarta. Dari 65 kelurahan yang terdapat di wilayahnya, beberapa di antaranya ternyata mempunyai asal usul nama yang berasal dari nama tanaman atau tumbuhan.
Berikut adalah nama kelurahan di Jakarta Timur yang berasal dari nama tanaman :
 
  • Rawa Terate, Cakung. Rawa Terate dapat diartikan sebagai rawa yang dipenuhi bunga teratai. Bunga terate atau teratai merupakan nama umum untuk menyebut anggota genus Nymphaea. Bunga teratai memiliki ciri khas dengan daun yang mengambang di permukaan air yang tenang serta bunganya yang indah. 


  • Pulogebang, Cakung. Pulogebang dimungkinkan berasal dari kata ‘pulo’ (daratan atau pulau) dan ‘gebang’ (pohon gebang). Pohon gebang atau disebut juga gabang (Corypha utan) adalah sejenis palem yang memiliki daun menyerupai daun lontar. Berbeda dengan lontar, pohon gebang hanya berbuah sekali di akhir masa hidupnya.
 
  • Ujung Menteng, Cakung. Menteng (dalam bahasa latin disebut Baccaurea racemosa) merupakan pohon penghasil buah. Sepintas buah menteng (sering disebut juga kepundung) menyerupai buah duku dengan rasa masam-masam (kecut), manis. Tanaman ini berkerabat dekat dengan Kalampesu.
 
  • Bambu Apus, Cipayung. Bambu Apus merupakan salah satu jenis bambu yang mempunyai nama latin Gigantochloa apus Kurz.
 
  • Kelapa Dua Wetan, Ciracas. Kelapa merupakan salah satu jenis anggota famili arecacea (palem-paleman) yang mempunyai nama latin Cocos nucifera.
  • Rambutan, Ciracas. Rambutan adalah nama berbagai jenis tanaman dari famili Sapindaceae. Beberapa spesies rambutan seperti Nephelium lappaceum dan kapulasan atau tenggaring (Nephelium ramboutan-ake). 
  • Pondok Bambu, Duren Sawit. Bambu merupakan nama umum untuk anggota famili Poaceae yang terdiri atas 70 genus. Indonesia memiliki sekitar 159 spesies dari total 1.250 jenis bambu yang terdapat di dunia.
  • Duren Sawit, Duren Sawit. Duren dan Sawit sama-sama nama tumbuhan. Duren adalah nama lain dari durian yakni tanaman penghasil buah yang mempunyai nama latin Durio zibethinus. Sedangkat sawit adalah sejenis tumbuhan dari famili Arecaceae (palem-paleman) penghasil minyak sawit. Spesies kelapa sawit yang biasa ditanam di Indonesia adalah Elaeis guineensis dan Elaeis oleifera.
  • Pondok Kelapa, Duren Sawit. Podok Kelapa berasal dari kata ‘pondok’ dan ‘kelapa’. Kelapa sendiri merupakan salah satu jenis anggota famili arecacea (palem-paleman) dengan nama latin Cocos nucifera.
 
  • Pondok Kopi, Duren Sawit. Pondok Kopi berasal dari kata ‘pondok’ dan ‘kopi’. Kopi merupakan sejumlah tanaman dari genus Coffea menjadi bahan dasar pembuatan minuman kopi. Genus ini memiliki sekitar 100 spesies.
 
  • Bidaracina, Jatinegara. Bidara merupakan nama tanaman dengan nama latin Ziziphus mauritiana Lamk. Tumbuhan yang sering disebut juga sebagai widara, dara (Sunda), widoro, dan doro (Jawa) ini sering dimanfaatkan kayunya sebagai bahan bangunan.
  • Cipinang Cempedak, Jatinegara. Cipinang berasal dari kata ‘ci’ (air) dan ‘pinang’ (pohon pinang). Pinang merupakan nama umum untuk berbagai jenis tanaman dari famili Arecaceae atau palem-paleman. Salah satu tanaman pinang adalah pinang merah (Cyrtostachys renda) dan pinang (Areca catechu).
  • Rawa Bunga, Jatinegara. Rawa Bunga berasal dari kata ‘rawa’ dan ‘bunga’. Bunga dapat berarti bagian tumbuhan sebagai struktur reproduksi seksual atau sebutan untuk berbagai jenis tanaman hias.
  • Cipinang Besar Utara, Jatinegara. (Baca kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara)
  • Cipinang Besar Selatan, Jatinegera. (Baca kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara)
  • Cipinang Muara, Jatinegera. (Baca kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara)
  • Kramat Jati, Kramat Jati. Jati merupakan tanaman penghasil kayu berkualitas tinggi yang mempunyai nama latin Tectona grandis.
  • Dukuh, Kramat Jati. Mungkin maksudnya adalah buah duku. Duku adalah salah satu buah asli yang tumbuh di Indonesia dan merupakan salah satu tanaman berkayu yang hidup selama menahun. Buah duku (Lansium Domesticum Corr) saat ini sudah mulai tersebar luas di belahan benua Asia, yaitu khususnya Asia Tenggara (dari semenanjung Thailand sampai dengan ujung ujung Timur Kalimantan).  
  • Pinang Ranti, Makasar. Pinang merupakan nama umum untuk berbagai jenis tanaman dari famili Arecaceae atau palem-paleman. (Baca kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara)
  • Cipinang Melayu, Makasar. (Baca kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara)
  • Kebon Pala, Makasar. Nama kelurahan Kebun Pala berasal dari kata ‘kebon’ (kebun) dan ‘pala’ (pohon atau buah pala). Pala merupakan tumbuhan asli Maluku yang bernama latin Myristica fragrans yang menghasilkan buah (biji) dengan nama yang sama.
 
  • Pisangan Baru, Matraman. Nama kelurahan Pisangan Baru dimungkinkan dari kata ‘pisang’. Pisang merupakan nama beberapa spesies dari genus Musa seperti Musa acuminata dan Musa balbisiana.
  • Kayu Manis, Matraman. Kayu manis merupakan sejenis pohon penghasil rempah-rempah yang beroma khas, berasa manis dan agak pedas. Kayu manis atau kulit manis dalam bahasa latin disebut Cinnamomum verum.
 
  •  Kebon Manggis, Matraman. Manggis adalah nama pohon dan buah dengan nama latin Garcinia mangostana.
 
  • Kayu Putih, Pulo Gadung. Kayu putih adalah tanaman bernama latin Melaleuca leucadendra yang daun dan rantingnya disuling menjadi minyak kayu putih.
 
  • Jati, Pulo Gadung. Jati merupakan tanaman penghasil kayu berkualitas tinggi yang mempunyai nama latin Tectona grandis.
  • Pisangan Timur, Pulo Gadung. (Baca kelurahan Pisangan Baru, Matraman)
  • Cipinang, Pulo Gadung. (Baca kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara)
  • Pulo Gadung, Pulo Gadung. Gadung adalah tumbuhan bernama ilmiah Dioscorea hispida yang menghasilkan umbi yang dapat dimakan. Kini gadung banyak diolah menjadi keripik.


Itulah nama-nama tanaman yang menjadi asal-usul nama beberapa kelurahan di Jakarta Timur. Semoga semakin memperkaya khazanah pengetahuan kita. Juga semakin meningkatkan cinta kita pada berbagai flora Indonesia.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar