19 Mei 2013

Soal-Soal Psikotes


Bagi rekan-rekan yang ingin bekerja di suatu perusahaan, langkah pertama yang harus dimengerti adalah bagaimana menjawab pertanyaan-pertanyaan yang akan diberikan oleh pihak perusahaan.
Yang paling sering digunakan oleh perusahaan untuk melakukan tes kepada karyawan yang akan mereka terima adalah memberikan mereka soal psikotes dengan tujuan untuk mengetahui apakah betul karyawan yang mereka terima, nantinya tidak cacat baik secara mental ataupun fisik.
Di postingan kami kali ini, akan membahas sedikit mengenai soal-soal psikotes yang biasanya diberikan kepada calon-calon karyawan. Diluar tes-tes yang kami akan bahas, masih ada beberapa soal-soal psikotes yang ditanyakan kepada calon karyawan, tergantung bidang perusahaan yang akan rekan-rekan lamar.

1. Tes Logika Penalaran
Soal tes logika penalaran ini terdiri atas deret gambar baik 2 maupun 3 dimensi dan lain-lain. Yang menjadi penilaian dalam tes ini adalah kemapuan Anda dalam memahami pola-pola atau kecenderungan tertentu (berbentuk gambar) dengan melakukan prediksi berdasarkan pola gambar tersebut:



Contoh soal tes logika penalaran :
contoh soal logika penalaran
Tips dan cara mengerjakan soal logika penalaran :
Sebelum Anda mengerjakan tes logika penalaran konsetrasikan pikiran Anda, hati-hati dan teliti dalam mengerjakan soal. Karena bentuk-bentuk yang ditawarkan hampir serupa walau tak sama. Jika Anda belum bisa mengerjakan salah satu soal segera lompat kesoal berikutnya atau kesoal yang lebih mudah, karena waktu terus berjalan.


2. Tes PAPI (Perception and Preference Inventory)
Tes PAPI lebih cenderung kepada tes kepribadian diri, yaitu mengungkap motivasi, gaya kepemimpinan, level energi, lingkungan sosial, gaya pekerjaan, temperamen dan hubungan sosialisasi antara sesama karyawan dan atasan.
 
Contoh soal test PAPI :
soal test papi
a. Saya adalah pemimpin yang baik
b. Saya selalu mengerjakan pekerjaan dengan teliti

Tips dan cara mengerjakan soal tes PAPI :
Sebelum Anda mengerjakan soal tes PAPI, panitia penyelenggara psikotes akan memberikan aba-aba, seperti anda diminta untuk memilih salah satu kecenderungan yang menurut anda ada pada diri anda atau yang paling sesuai dengan sifat dan karakter pribadi Anda. Jika jawaban Anda adalah pernyataan yang pertama maka Anda akan diminta melingkari tanda panah diatas nomor soal dan begitu pula dengan sebaliknya. Saran saya sesuaikan jawaban Anda dengan jenis serta posisi pekerjaan yang Anda lamar, dan jawablah setiap pertanyaan dengan konsisten namun fleksible. Misalnya Anda melamar sebagai ODP Bank Mandiri atau Bank BNI dan bank lannya atau PPS di pertamina, posisi ini merupakan pembentukan leader untuk regenerasi pemimpin di perusahaan tersebut. Maka konsistenkan jawaban Anda yang berhubungan erat dengan kepemimpinan, kerja keras dan cerdas serta loyalitas.


3. Army Alpha Intelegence Test
Tes ini terdiri atas 12 soal atau lebih, yang berisi kombinasi deretan angka dan deretan bentuk ruang. Salah satu soal terkadang memiliki kaitan dengan soal sebelumnya. Yang menjadi penilaian dalam tes army alpha intelegence ini adalah kemampuan daya serap Anda dalam menerima informasi dan melaksanakan instruksi dari atasan dengan cepat dan tepat. Test ini juga sering keluar jika Anda melamar dan mengikuti psikotes di bank khususnya pada posisi sebagai Account Officer (AO) maupun Founding Officer (FO).

Contoh soal psikotes army alpha intelegence
contoh soal army alpha intelegence test

Tips dan cara mengerjakan soal army alpha intelegence :
Konsentrasikan pikiran Anda kepada apa yang dikatakan narator atau panita psikotes, karena narator tidak akan mengulang instruksi tersebut dan waktu yang diberikan sangat terbatas. Jadi, manfaatkan waktu tersebut dengan efektif dan efesien. Sabar, jangan terburu menjawab, sebelum narator selesai memberikan instruksi. Karena jika Anda tidak sabar untuk mendengar dan fokus terhadap apa yang dikatakan oleh narator maka untuk menjawab soal anda akan kebingungan.


4. Baum Tree Test (Tes Psikotes Menggambar Pohon)
Tes psikotes menggambar pohon ini terdiri atas tugas untuk menggambar pohon. Sebelum anda mengerjakan soal psikotes ini, narator akan memberi ketar HVS kosong dan sedikit petunjuk kriteria pohon yang boleh digambar seperti :
  • pohon berkambium (dicotyl)
  • bercabang dan berbuah.
  • dan pohon yang berdaun
Anda tidak diperbolehkan untuk menggambar pohon jenis bambu, pisang, semak belukar ataupun jenis tanaman monocotyl dan sejenisnya. Pada umumnya penilaian atas tes ini adalah seberapa jauh tingkat imajinasi Anda, kreatifitas mengenai detil-detil serta ketelitian Anda dalam bekerja nanti serta kedisiplinan dan ketanggapan Anda dalam memahami perintah yang disampaikan kepada Anda. Usahakan gambar poshon yang Anda gambar sedetail mungkin dan berbentuk. Fungsi dari tes ini adalah untuk menilai karakter dan kepribadian seseorang.

Contoh soal psikotes menggambar pohon :
contoh soal psikotes gambar pohon


5. Draw A Person Test ( Tes Psikotes Menggambar Orang)
Soal psikotest DAP ini hampir sama dengan soal psikotes baum tree test, namun pada tes ini Anda akan diminta menggambar seseorang. Sebelum tes ini dimulai, narator akan memberi sedikit instruksi dalam mengerjakan soal psikotes DAP ini. Kira-kira instruksi dari narator seperti ini: "buatlah sebuah gambar orang lengkap dan bukan gambar kartun apakah dia seorang wanita atau pria, dan sebutkan nama serta umurnya serta profesinya".
 
Contoh soal psikotes draw a person (DAP) :
contoh soal psikotes dap
 
Tips dan cara mengerjakan soal psikotes Draw A Person :
Buatlah gambar seseorang dengan detail, dan sesuaikan jenis kelaminnya dengan Anda. Jika Anda berjenis kelamin pria, maka buatlah gamabar orang yang menunjukkan jenis kelamin pria, dan begitupula dengan sebaliknya. Usakan gambar tersebut menunjukkan ciri-ciri orang yang sedang bekerja sesuai dengan pekerjaan yang Anda lamar. Kemudian berilah nama orang yang Anda gambar tersebut dengan nama lengkap Anda dan sesuai dengan usia Anda sekarang kemudian buat profesinya sesuai dengan jabatan yang Anda lamar. Hal ini dilakukan untuk memberi pesan mengenai tingkat kepercayaan diri Anda dalam pekerjaan walau sejelek apapun gambar yang Anda buat.


6. House Tree Person Test (HTP)
Pada tes ini, peserta tes akan diminta untuk menggambar sebuah rumah, sebuah pohon dan seorang manusia. Kemudian hasil gambar tersebut dievaluasi dari berbagai aspek untuk menilai karakter kepribadian peserta tes. Dalam tes house tree person (HTP) ini yang dinilai adalah kemampuan, karakter dan kepribadian seseorang (calon karyawan) sesuai dengan gambar yang dibuatnya.

Contoh soal psikotes house tree person :
contoh soal psikotes house tree person

7. Wartegg Test 
WARTEGG TEST pertama kali dikembangkan oleh Kueger dan Sander dari Universitas Leipzig yang bertujuan untuk mengeksplorasi kepribadian dasar manusia, baik itu emosi, imajinasi, control, fungsi realitas pada setiap manusia yang berbeda intensitas dan interelasinya.
Dalam tes tersebut, anda akan disuguhi 8 kotak gambar yang berisi coretan-coretan yang belum diselesaikan . Kemudian anda diminta untuk meneruskan gambar tersebut sesuka anda. Setelah selesai anda diminta untuk menjelaskan gambar yang anda buat kepada penguji.

Contoh soal wartegg test :

Ada beberapa rahasia yang akan saya berikan untuk keberhasilan menghadapi tes ini. Jika anda perhatikan di dalam kotak-kotak terdapat gambar-gambar. Kuncinya, jika di dalam kotak terdapat garis lurus, sebaiknya anda menggambar benda mati, seperti mobil, buku atau yang lainnya. Untuk garis lengkung, sebaiknya anda menggambar benda hidup. Jika sampai anda menggambar sebaliknya (garis lurus digambar benda hidup, sementara garis lengkung digambar benda mati) itu akan memberi tanda bahwa ada sesuatu yang salah dengan jiwa anda.
Keterangan :
  • Kotak No.1 menunjukkan kemampuan seseorang dalam proses adaptasi terhadap lingkungannya.
  • Kotak No.2 menunjukkan fleksibilitas perasaan.
  • Kotak No.3 menunjukkan motivasi seseorang.
  • Kotak No.4 menunjukkan cara seseorang mengatasi masalah.
  • Kotak No.5 menunjukkan cara seseorang mengambil keputusan.
  • Kotak No.6 menunjukkan  wartegg test analysis dan pola pikir.
  • Kotak No.7 menunjukkan perasaan atau emosi seseorang.
  • Kotak No.8 menunjukkan cara seseorang berinteraksi dalam hubungan sosial.
Contoh mengerjakan wartegg test :
Tips :
Urutan menggambar sebaiknya anda buat kombinasi antara sesuai nomor dan acak. Misalnya 1,2,3,4 kemudian 8,7,6,5. Karena apabila anda menggambar berdasarkan urutan 1,2,3,4,5,6,7,8 anda dipandang HRD sebagai orang yang kaku/konservatif sedangkan apabila anda menggambar secara acak misalnya 5,7,6,8,3,2,4,1 anda akan dipandang HRD sebagai orang yang terlalu kreatif, inovatif dan cenderung suka akan ‘breaking the law‘.


Sepertinya pembahasan mengenai contoh soal psikotes ini sudah cukup panjang, untuk itu kami akhiri sampai disini, semoga bermanfaat bagi rekan-rekan khususnya alumni Paskibra SMA Negeri 48 yang akan melamar kerja.

Sumber :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar